Authoritative Requirements
Lapisan Product/Outcome Requirements yang menjaga agar misi yang benar secara teknis tetap mengarah pada produk atau hasil yang benar.
Mission correctness tidak otomatis berarti product correctness. PAB-AEOS 0.3 menambahkan Authoritative Requirements sebagai sumber kebenaran produk atau outcome yang telah diterima sebelum misi material dijalankan. Requirements menjelaskan apa yang harus benar pada produk atau hasil; Authority Registry tetap menentukan siapa yang sah memutuskan, meratifikasi, atau mengubahnya.
Referensi artefak sumber
- AEOS-PRODUCT-REQUIREMENTS
- AEOS-AUTHORITY
- AEOS-MISSION
- AEOS-COMPATIBILITY
Bagian
Mengapa lapisan requirements diperlukan
Id: why
Text: Misi dapat memenuhi scope, test, evidence, dan acceptance teknis tetapi tetap menghasilkan produk yang salah jika intent produk tidak dinyatakan secara otoritatif. Authoritative Requirements menutup celah itu dengan mengikat misi material pada kebutuhan produk atau outcome yang telah diterima.
Requirements bukan authority
Id: responsibility
Text: Requirements mendefinisikan accepted product/outcome truth. Dokumen requirements tidak menciptakan execution authority, merge authority, deploy authority, release authority, production authority, secret access, atau requirements-change authority. Authority tetap berasal dari Authority Registry dan keputusan manusia yang sah.
PRODUCT dan OUTCOME
Id: product-outcome
Text: Profil generic-software menggunakan Requirements Kind PRODUCT untuk mendefinisikan perilaku, kualitas, batas, dan invariant produk. Profil generic-knowledge-work menggunakan Requirements Kind OUTCOME untuk mendefinisikan hasil yang harus benar tanpa memaksakan bentuk PRD software.
Minimum Sufficient Product Requirements
Id: minimum
Text: PAB-AEOS tidak menuntut dokumen besar untuk setiap perubahan. Requirements harus cukup untuk mengurangi ambiguity material: tujuan, functional requirements, quality/non-functional requirements, invariants, exclusions, acceptance boundary, dan stable Requirement IDs yang diperlukan untuk misi.
Lifecycle requirements
Id: lifecycle
Text: Lifecycle canonical adalah DRAFT -> REVIEW -> APPROVED -> ACTIVE -> SUPERSEDED atau RETIRED. Hanya status ACTIVE yang dapat memenuhi gate REQUIRED untuk eksekusi material. APPROVED saja belum berarti requirements sudah menjadi baseline aktif.
Requirement ID dan exact baseline
Id: ids-baseline
Text: Setiap requirement material memiliki stable Requirement ID, misalnya WEB-FR-001. Mission traceability juga mengikat exact requirements baseline dalam bentuk SHA-256. PAB-AEOS menormalisasi UTF-8 dan newline secara portabel sehingga checkout Windows dan POSIX yang logis sama menghasilkan baseline yang sama.
REQUIRED dan NOT_APPLICABLE
Id: traceability
Text: Mission product/outcome-impacting memakai applicability REQUIRED dan mencantumkan requirements source, exact SHA-256 baseline, serta applicable Requirement IDs. Mission yang benar-benar tidak menyentuh product/outcome dapat memakai NOT_APPLICABLE, tetapi wajib memberi alasan dan tidak boleh membawa trace fields yang kontradiktif.
Change control
Id: change-control
Text: Perubahan requirement material harus dilakukan oleh authority yang sah, diperbarui pada requirements source, melewati lifecycle ratifikasi yang berlaku, menghasilkan baseline baru, lalu mission yang bergantung padanya harus mengikat baseline baru tersebut. Mission tidak boleh diam-diam memberi dirinya sendiri requirements-change authority.
Peran AI
Id: ai-boundary
Text: AI boleh membantu menemukan ambiguity, menyusun DRAFT, menantang consistency, mengusulkan acceptance criteria, dan memeriksa traceability. AI tidak otomatis boleh meratifikasi requirement, mengubah product intent, atau memperluas authority hanya karena memiliki capability untuk menulis dokumen atau code.
Compatibility 0.2 ke 0.3
Id: compatibility
Text: Kernel 0.3 menambahkan Authoritative Requirements tanpa mewajibkan historical rewrite terhadap adopter 0.2. Manifest 0.2 tetap compatible sesuai compatibility matrix. Requirements Gate aktif pada profile 0.3 yang memang requirements-enabled, sementara legacy behavior dipertahankan secara fail-closed.
Flow
- Authority Registry menentukan siapa yang berhak memutuskan.
- Authoritative Requirements mendefinisikan apa yang harus benar.
- Design/Architecture menentukan bagaimana solusi akan dibentuk.
- Mission memilih outcome berbatas yang akan dikerjakan sekarang.
- Implementation menghasilkan perubahan.
- Evidence membuktikan claim terhadap exact revision dan baseline.
- Acceptance memutuskan apakah outcome dapat diterima.
Batas pendidikan
Halaman ini adalah penjelasan pendidikan. Untuk keputusan operasional, gunakan dokumen normatif di repository privat yang sesuai dengan version, profile, scope, authority, dan exact mission baseline.