Modul PAB–AEOS

Operational State

Intermediate

Tujuan / Objective

Menyajikan satu jawaban efektif untuk keadaan proyek, gate, blocker, dan next decision saat ini.

Prasyarat / Prerequisites

  • project-compass

Konsep / Concepts

  • Operational State harus singkat, fresh, dan dapat dipulihkan tanpa chat historis.
  • Setiap perubahan material mencatat timestamp atau revision dan sumber verifikasi.

Diagram

Current goal → Active mission → Gate → Blocker → Next decision

Contoh / Example

State menunjukkan misi VERIFYING, dua test lulus, satu bukti accessibility belum tersedia, dan next decision adalah menjalankan audit.

Anti-pattern

Menyatakan status hijau tanpa evidence link atau membiarkan dua file memberi jawaban berbeda.

Checklist

  • Catat goal dan active mission.
  • Tautkan evidence terbaru.
  • Nyatakan blocker dan next decision.
  • Tandai stale state.

Expected evidence

  • Operational State dengan timestamp.
  • Evidence links untuk setiap claim material.

Ringkasan / Summary

Operational State membuat kelanjutan kerja lintas sesi aman dan efisien.

Langkah berikutnya / Next step

Nyatakan siapa berwenang melalui Authority Registry.

Glosarium / Glossary

operational-state freshness next-decision

Go deeper: Professional